KUALA TUNGKAL (25/2) – SMK Negeri 1 Tanjung Jabung Barat menggelar kegiatan strategis berupa sosialisasi dan deklarasi penolakan terhadap Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme, dan Terorisme atau yang disingkat dengan IRET. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ideologi kebangsaan dan membentengi para siswa dari pengaruh paham-paham berbahaya yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
Acara dibuka dengan khidmat melalui penampilan Tari Sekapur Sirih yang dibawakan dengan anggun oleh siswa-siswi SMK Negeri 1 Tanjung Jabung Barat sebagai bentuk sambutan kehormatan. Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, Ibu Heni Septi Nuraini, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan aparat penegak hukum dalam menjaga lingkungan sekolah agar tetap kondusif dan bersih dari pengaruh radikalisme.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Domrah, S.Pd. selaku Kasi GTK SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa sekolah harus menjadi garda terdepan dalam menyemai nilai-nilai toleransi dan persatuan. Setelah prosesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh AKP Sudiro, S.Pd.I., M.H., C.PHR., CBA., C.HRA., selaku Panit Identifikasi Sosialisasi Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas mengenai pola penyebaran paham ekstrimisme di era digital serta memberikan edukasi kepada siswa agar lebih bijak dalam menyerap informasi.
Suasana sosialisasi terlihat sangat hidup saat memasuki sesi tanya jawab, di mana para peserta menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi mengenai cara menghadapi provokasi radikal di media sosial. Hadir pula dalam kesempatan tersebut tamu undangan penting lainnya seperti Iptu Prayitno, S.H. selaku PS. Kasat Intelkam, jajaran pengurus Komite Sekolah, Bapak dan Ibu Guru, serta perwakilan pengurus OSIS dari tingkat SMP dan MTs se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang turut menyimak rangkaian materi bersama siswa-siswi kelas XII SMK Negeri 1 Tanjung Jabung Barat seluruh jurusan.
Sebagai puncak acara, seluruh peserta melakukan deklarasi dan penandatanganan komitmen Anti-IRET di atas spanduk sebagai bukti nyata penolakan terhadap segala bentuk radikalisme. Rangkaian kegiatan yang padat informasi tersebut kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, tamu undangan, pihak sekolah, dan para siswa sebagai simbol persatuan. Keceriaan acara semakin lengkap dengan adanya penampilan hiburan yang mencairkan suasana, sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat kebersamaan.
Archive by : Humas Esemkasatjb
Tinggalkan Komentar